Teknologi

Mengenal Kode OTP (One Time Password) Dan Alasan Tidak Boleh Dibagikan Secara Acak ke Orang Lain

OTP telah menjadi istilah populer sejak digitalisasi perbankan dan pembayaran elektronik berskala besar. Kode OTP menjadi alat keamanan yang dibuat oleh produsen aplikasi untuk mencegah penyalahgunaan oleh orang lain. Hal ini dikarenakan penerima kode OTP adalah pemilik handphone atau email terdaftar

Apa itu kode OTP?

One Time Password (OTP) adalah mekanisme untuk masuk ke jaringan atau layanan dengan kata sandi unik yang hanya dapat digunakan satu kali. Lantaran mengenakan nomor istimewa, OTP lebih terjamin dari ujar semboyan statis alias yang dibikin pemakai. sabda semboyan satu kali sanggup mengambil alih data login pemakai guna metode otentikasi alias sanggup dibubuhkan guna menaikkan pilihan keamanan yang lain.
OTP berkarakter sedangkan serta hendak dikirimkan melewati SMS, WhatsApp, ataupun email. Masa berlaku kode OTP biasanya singkat, mulai dari 30 detik hingga 5 menit.

Contoh kode OTP

Ide utama One Time Password adalah menambahkan otentikasi lapisan kedua untuk menghindari kejahatan dunia maya dan melindungi transaksi dari efek penipuan. Ada beberapa contoh OTP yang sudah familiar saat ini, berikut beberapa contohnya:

1. One Time Password (SMS, WhatsApp, dll)

Awalnya, kebanyakan OTP dikirim sebagai pesan SMS. Setelah pengguna memulai login, mengisi nama pengguna dan kata sandi yang benar, SMS OTP dikirim ke nomor ponsel yang ditautkan ke akunnya. Pengguna kemudian memasukkan kode ini yang ditampilkan di ponsel ini saat login, menyelesaikan proses otentikasi.

2. One Time Password sebagai pesan suara

Alternatif One Time Password melalui SMS adalah suara. Dengan suara, kata sandi yang diucapkan diterima sebagai panggilan telepon di telepon pengguna. Kata sandi tidak akan disimpan di ponsel pengguna dan suara sangat membantu pelanggan dengan penglihatan terbatas. Anda juga dapat menerapkan suara sebagai cadangan jika SMS tidak terkirim.

3. One Time Password as push

One Time Password via push mirip dengan SMS OTP. Kode yang dibuat secara otomatis dikirim sebagai push ke aplikasi di ponsel pengguna. Kemudian, pengguna harus menyalin kode ke login untuk memverifikasi identitasnya. Pemberitahuan push konteks jika pengguna menggunakan aplikasi khusus.

untuk mendapatkan OTP

One Time Password , dan masing-masing memiliki trade-off dalam hal keamanan, kenyamanan, biaya, dan akurasi. Ada beberapa cara untuk mendapatkan kode OTP:

1. Grid

Metode sederhana seperti daftar nomor transaksi dan grid dapat memberikan satu set kode OTP. Metode ini menawarkan biaya investasi yang rendah tetapi lambat, pemeliharaan , dan mudah untuk ditiru.

2. Token keamanan

Cara yang lebih nyaman bagi pengguna adalah menggunakan token , perangkat yang mampu menghasilkan kode OTP. Sebagian unit ini dilindungi peniti, menawarkan jenjang keamanan ekstra. Pengguna memasukkan kata sandi sekali dengan kredensial identitas lainnya (biasanya nama pengguna dan kata sandi), dan server memvalidasi permintaan masuk. Kekurangannya adalah bahwa token keamanan cenderung lebih mahal untuk dibiayai.

OTP

token menggunakan kartu pintar berbasis mikroprosesor untuk menghitung kata sandi satu kali. Kartu pandai mempunyai sebagian pamor buat otentikasi yang kokoh serta lebih terjamin dari token OTP yang lain Mereka menciptakan sabda rahasia yang spesial serta tidak sanggup dipakai balik buat tiap-tiap kasus otentikasi, mengarsipkan data individu, serta tidak mengirimkan data rahasia maupun individu lewat jaringan.

Mengapa kode OTP tidak dapat dibagikan kepada orang lain?

Meski terlihat seperti nomor acak yang dikirim dengan batas waktu yang singkat, namun pada kenyataannya kode OTP sangat berperan penting dalam keamanan akun. Pihak yang tidak bertanggung jawab sanggup dengan gampang menyalahgunakan isyarat ini jikalau mereka mengertinya.
Jika orang lain mengetahui kode OTP yang terkait dengan akun Anda, mereka dapat menggunakannya untuk mencuri data pribadi Anda, membajak akun Anda, dan melakukan penipuan atas nama Anda. Informasi ini juga dapat digunakan untuk kegiatan kriminal seperti penyalahgunaan kartu kredit atau pencurian uang di rekening.Mengenal Kode OTP (One Time Password) Dan Alasan Tidak Boleh Dibagikan Secara Acak ke Orang Lain

Perbedaan kode OTP dan pin

Kendatipun kerap kelihatan selevel, tapi cogan serta sandi OTP mempunyai kelainan yang lumayan penting. Berikut perbedaan keduanya:

Kode OTP PIN
Terdiri dari 4-6 digit angka Terdiri dari 6 digit angka
Dibuat oleh sistem Dibuat oleh pengguna/pemilik akun
Digunakan dalam jangka waktu tertentu Dapat diubah sesuai keinginan pengguna
Hanya berlaku untuk 1 kali transaksi Sifat jangka panjang (jika tidak diubah)

Ini adalah penjelasan kode OTP dan mengapa semakin sering digunakan dan potensi bahayanya jika diketahui banyak orang. Untuk itu, Anda harus berhati-hati dan jangan pernah membagikan kode OTP dengan alasan apa pun.

Akhir Kata

Itulah Artikel “Mengenal Kode OTP (One Time Password) Dan Alasan Tidak Boleh Dibagikan Secara Acak ke Orang Lain“, Semoga bisa menambah wawasan kalian yah.
Jangan Lupa untuk share ke teman kalian dan kerabat kalian, agar mereka juga ikut mendapatkan Wawasan Terbaru juga.
Jika Ada kekurangan atau kritik dan saran jangan sungkan untuk komentar yah, karna itu sangat membantu kami untuk menjadi lebih baik lagi.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Back to top button