Lainnya

Metode Cross Selling: Tingkatkan Keuntungan Bisnis

Anda Jika Anda menawarkan beberapa produk terkait, cross selling adalah salah satu strategi yang bisa dilakukan. Istilah ini mungkin asing dan Anda tidak tahu banyak tentangnya, tetapi Anda sebenarnya cukup sering menemukannya. Ini juga merupakan cara menjual produk atau layanan yang berbeda kepada pelanggan yang telah membeli sesuatu dari Anda. Sebelum melakukan cross selling, pastikan proses penjualan Anda baik. Optimalkan penjualan Anda menggunakan aplikasi penjualan.

Berikut hal-hal yang harus diperhatikan dalam melakukan cross selling:

Jangan pernah memaksakan cross selling produk kepada pelanggan.

Idenya adalah untuk menawarkan barang yang mungkin menyenangkan dan berguna bagi pelanggan. Pelanggan akan menghargai upaya Anda dalam memberikan saran. Hindari pemaksaan, pelanggan bisa saja pergi begitu saja tanpa membeli apapun.

Hanya sarankan produk terkait

Cuma sarankan produk ataupun layanan yang terikat dengan apa yang klien agendakan buat dibeli. Jika pelanggan baru saja membeli kulkas, jangan tanyakan apakah mereka ingin melihat televisi 3D baru Anda. Sebagai gantinya, tanyakan apakah mereka ingin membeli filter air murni tambahan untuk lemari es baru mereka. 
Jika Anda menyarankan produk yang tidak terkait, pelanggan akan segera mengetahui bahwa Anda hanya mencoba meningkatkan penjualan tanpa mempertimbangkan kebutuhan mereka. Konsumen tidak hendak mengakui keinginan kalian serta hendak bertolak ke tempat lain.

Dengarkan pelanggan

Gimana kamu dapat ketahui sama apa yang boleh jadi diinginkan klien? Kenali pelanggan dan dengarkan petunjuk tentang keluhan mereka. Misalnya, pelanggan mungkin menyatakan bahwa mereka mencari pemutar DVD yang memiliki kualitas gambar bagus untuk pemutaran film rumahan. Anda dapat menyarankan pemain yang dilengkapi dengan sistem home theater yang akan meningkatkan pengalaman menonton mereka. Jika Anda mendengarkan pelanggan Anda, kemungkinan Anda akan memahami preferensi dan kebutuhan mereka.

Jangan melakukan cross-sell secara berlebihan.

Jika Anda mulai menawarkan terlalu banyak produk, pelanggan mungkin menjadi bingung atau curiga Anda menjual hanya untuk menghasilkan lebih banyak uang daripada benar-benar mencoba membantu mereka. Batasi diri Anda untuk menawarkan satu atau dua produk tambahan, kecuali pengalaman sebelumnya sangat menyarankan pelanggan untuk membeli lebih banyak. Sehingga dibutuhkan banyak prospek yang tepat sasaran serta optimalisasi upaya pemasaran menggunakan sistem otomasi pemasaran.

Jadikan pelanggan sebagai fokus utama

Untuk berhasil dalam teknik ini, Anda harus menjadikan pelanggan sebagai fokus utama. Jika tujuan utamanya hanya untuk menghasilkan uang, pelanggan akan segera menyadarinya. Banyak kegagalan terjadi karena niat mencari keuntungan yang sebenarnya dari karyawan begitu jelas sehingga dapat mengarah pada gagasan bahwa bisnis tidak terlalu peduli dengan mereka. Hanya menawarkan produk yang berhubungan dengan pembelian pelanggan dan yang dapat meningkatkan kepuasannya.Metode Cross Selling: Tingkatkan Keuntungan Bisnis

Keuntungan dan kerugian dari cross selling

Perusahaan menggunakan taktik penjualan yang berbeda untuk meningkatkan pendapatan, dan salah satu yang paling efektif adalah cross selling. Cross selling tidak hanya menawarkan pelanggan produk lain untuk dibeli; dibutuhkan keterampilan. Oleh karena itu, bisnis yang Anda kembangkan harus memahami perilaku dan kebutuhan konsumen serta bagaimana produk pelengkap memenuhi kebutuhan tersebut dan memberikan nilai tambah.
Klien membeli dari merk yang mereka percayai serta mempunyai pengalaman positif. Oleh karna itu, selaku lebih gampang guna menjual ke konsumen yang telah memiliki ketimbang yang hangat. Pelanggan yang ada lebih cenderung membeli produk yang terkait dengan atau melengkapi apa yang sudah mereka rencanakan untuk dibeli. Ketika konsumen mulai menggunakan lebih banyak produk merek, mereka menjadi lebih loyal.
Di sisi lain, cross selling dapat berdampak negatif pada loyalitas pelanggan. Jika Anda melakukannya dengan tidak benar, itu bisa muncul sebagai taktik penjualan yang mementingkan diri sendiri dan memaksa. Hal ini terlihat ketika penjual secara agresif mencoba menjual produk terkait atau mencoba menjual tanpa memahami kebutuhan pelanggan akan produk tersebut. Ini tidak hanya mempengaruhi penjualan, tetapi juga berdampak negatif pada reputasi merek.

Kesimpulan

Cross selling dapat berhasil bila Anda mempromosikan produk relevan yang dapat melengkapi produk asli. Ini berhasil karena calon pelanggan telah dalam proses membeli produk asli dan karenanya memenuhi syarat.crm perangkat lunak untuk mendapatkan visibilitas lengkap ke dalam manajemen prospek bisnis Anda dan pantau semua aktivitas penjualan seperti rapat, tindak lanjut dengan klien, dan pantau dengan cermat berbagai perubahan.

Akhir Kata

Itulah Artikel “Metode Cross Selling: Tingkatkan Keuntungan Bisnis“, Semoga bisa menambah wawasan kalian yah.
Jangan Lupa untuk share ke teman kalian dan kerabat kalian, agar mereka juga ikut mendapatkan Wawasan Terbaru juga.
Jika Ada kekurangan atau kritik dan saran jangan sungkan untuk komentar yah, karna itu sangat membantu kami untuk menjadi lebih baik lagi.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Back to top button